Sunday, March 13, 2016

UMBUL PONGGOK, BUKAN UMBUL BIASA


Rabu, 09 Maret 2016. Ketika orang-orang beramai-ramai berkumpul dan menanti di berbagai titik untuk menyaksikan gerhana matahari total yang melintasi Indonesia, saya memilih mewujudkan keinginan pacar tercinta, si Lulul, yang ingin “bermain air” di Umbul Ponggok. Selain karena Pulau Jawa tidak dilewati gerhana matahari total, hanya kebagian gerhana matahari parsial, dan terkendala waktu libur yang hanya satu hari, tentu masalahnya lainnya adalah kami tidak punya cukup uang untuk pergi ke Bangka, Palembang, Kalimantan, ataupun Sulawesi. Jadi kami cukup melihat gerhana matahari total di televisi, melihat gerhana matahari parsial dari depan rumah, dan menjalankan bucket list tempat wisata yang sudah diinginkan dari dulu. Komplit, hemat, dan senang! :))

Dari tahun 2015, Lulul sudah berkali-kali mengajak piknik ke Umbul Ponggok tapi baru kesampaian pada tahun ini (2016). Padahal jaraknya relatif dekat, hanya kurang dari 1 jam dari kota Solo. Selain masalah waktu dan rasa malas, saya juga skeptis, mau ngapain ke umbul? Paling juga cuma berendam atau berenang. Tapi Lulul bilang disana bisa snorkeling. Hah? Snorkeling? Yang menyelam sambil liat ikan-ikan di dalam air gitu? Di umbul? Dan ternyata memang benar, disana kita bisa snorkeling melihat ikan-ikan dan melakukan sesi foto di dalam air atau istilah kerennya underwater photo. Tentunya lebih menarik daripada foto di studio.

Welcome to the Ponggok's Village

Umbul Ponggok merupakan sumber mata air yang terletak di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Sumber mata air ini dimanfaatkan menjadi tempat wisata air oleh warga desa Ponggok dan dikelola sendiri oleh mereka sebagai BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Pengelolaan yang baik membuat tempat ini menjadi sangat ramai pengunjung dan berhasil meraup total pendapatan lebih dari enam miliar pada tahun 2015. Maka tak heran jika akan ada pengembangan dan akan muncul umbul atau tempat wisata air lainnya di dearah ini atau sekitarnya sehingga daerahnya akan menjadi semakin ramai.

Gerbang depan Umbul Ponggok

Kami sampai di Umbul Ponggok sekitar jam 9 pagi, setelah sempat kesasar beberapa kali karena Umbul Ponggok terletak di daerah pedesaan yang jalannya juga tergolong tidak lebar ditambah Lulul yang tidak bisa bingung baca peta, jadilah kami sering salah jalan. Tapi tidak perlu khawatir, kalian bisa menggunakan aplikasi maps atau petunjuk jalan di smartphone kalian atau bertanya pada orang di jalan karena umbul tersebut sudah terkenal. Karena kami sampai di lokasinya termasuk sudah siang, maka kami segera berganti pakaian dan menitipkan barang di loker. Kamipun segera ke tempat persewaan peralatan  untuk menyewa kamera underwater karena semakin siang kualitas gambar yang dihasilkan akan semakin kurang bagus. Waktu yang bagus untuk mengambil foto di dalam air adalah saat pagi hari ketika matahari belum terlalu terik dan belum terlalu ramai pengunjung. Sewa kamera underwater sudah termasuk operator yang akan mengambilkan foto kita, jadi kita tinggal berpose saja.

Ada alternatif lain bagi yang ingin berfoto di dalam air tetapi tidak mau merogoh kocek terlalu dalam yaitu dengan menggunakan laminating handphone atau casing anti air. Laminating handphone ini banyak dijual di luar maupun di dalam area umbul. Tapi bagi kami, meskipun banyak yang menggunakannya, kami tetap merasa rawan dan sayang sama handphone karena jika bocor sedikit maka tidak menutup kemungkinan handphone bisa rusak kena air. Jadi kami memilih yang aman-aman saja dengan menyewa kamera underwater. Selain itu kalian juga bisa menyewa action cam yang harusnya menurut kami biayanya lebih murah jika dibandingkan menyewa kamera underwater. Untuk action cam bisa disewa di luar area Umbul Ponggok karena saat kami akan masuk ke dalam umbul ada orang yang menawarkan sewa action cam, tapi tidak ada yang menawarkan saat kami sudah berada di dalam area Umbul Ponggok.

Untuk menyewa peralatan kalian harus meninggalkan kartu identitas, jadi jangan lupa sekalian dibawa jika kalian akan menyewa setelah menitipkan barang di loker biar tidak bolak-balik. Dan tentu saja jangan lupa juga membawa uang.

Cuaca cerah 

Suasana saat umbul belum terlalu ramai pengunjung

Kami masih harus menunggu sampai operator siap untuk mengambil foto kami dibawah air. Sambil menunggu maka kami memutuskan untuk membasahkan badan, membiasakan diri dengan air umbul yang dingin, dan latihan menahan nafas di dalam air. Maklum sudah lama tidak olahraga di air :p. Walaupun matahari sudah cukup panas tetapi airnya tetap dingin, namanya juga sumber mata air, bahkan bisa membuat badan menggigil jika berlama-lama di dalam air. Kedalaman Umbul Ponggok cukup dalam, kedalamannya mulai dari satu setengah meter di tepi umbul dan semakin dalam hingga dua setengah sampai tiga meter di tengah umbul. Jadi semakin ke tengah semakin dalam tapi ada beberapa batu besar yang bisa menjadi pijakan agar tidak tenggelam. Jadi harap hati-hati terutama buat yang tidak begitu jago renang dan yang membawa anak kecil. Agar lebih safety, pakailah pelampung agar bebas berenang ke arah mana saja. Di sebelah umbul juga tersedia kolam renang untuk anak-anak yang tentunya dengan kedalaman yang aman bagi anak-anak.

Setelah menunggu cukup lama akhirnya operator memanggil nama saya, yang berarti operator kami sudah siap untuk mengambil foto. Lama tidaknya mungkin tergantung ramai tidaknya pengunjung yang menyewa kamera underwater beserta operator karena harus antri. Tidak kalah dari studio foto, disini juga tersedia properti yang bisa digunakan untuk memperkeren foto atau yang ingin foto dengan tema tertentu. Propertinya antara lain, kostum tema, tenda, sepeda, sepeda motor, becak, dan lain-lain. Karena untuk menggunakan properti kita dikenakan biaya lagi maka kami memutuskan tidak menggunakannya. Biaya properti bervariasi tergantung jenis properti. Here we go, foto-foto kami di dalam air.

Pemandangan bawah air Umbul Ponggok

Udah kayak ikan duyung cantik belum?

Yang mau foto prewed pake konsep underwater photo juga bisa lho...

Koleksi ikan di dalam air Umbul Ponggok

Hasil foto-foto underwater bisa diambil dalam format digital, bisa transfer melalui handphone ataupun flashdisk. Karena operator membutuhkan waktu untuk memindahkan hasil foto dari kamera ke laptop mereka maka kami memutuskan barmain air kembali  dan mengopi hasil foto-fotonya saat akan pulang.

Umbul Ponggok sangat menyenangkan. keraguan akan tempat ini berubah menjadi penyesalan. Kenapa tidak dari dulu kesini !!! Satu-satunya hal yang kami pribadi kurang suka adalah terlalu ramai. Umbul berasa penuh, tidak bisa bebas berenang menikmati keindahan bawah Umbul Ponggok. Belum lagi ditambah orang-orang yang mengambil foto bahkan tidak sedikit yang menggunakan tongsis. Tapi semua itu adalah resiko pergi ke tempat yang sudah terkenal dan di hari libur. Memang waktu paling enak buat traveling itu bukan di saat hari libur.

Semakin siang, suasana umbul semakin ramai pengunjung

Buat yang ingin tahu berapa harga tiket masuk dan harga sewa peralatan, berikut list biaya yang kami ketahui, jadi kalian bisa persiapkan uang yang akan dibawa.

Parkir mobil : Rp 10.000.
Tempat parkir mobil berada di dalam gang sebelah kanan jalan setelah area Umbul Ponggok. Kalau parkir motor berada di depan area Umbul Ponggok, untuk harga parkir motor mungkin setengah dari harga parkir mobil.

Harga Tiket Masuk (HTM) : Rp 8.000
Ini harga di hari libur/tanggal merah jadi ada kemungkinan harga di hari biasa lebih murah.

Loker : Rp 3.000
Ini harga untuk loker yang terletak di pojok belakang sisi kiri Umbul Ponggok. Tetapi di area lain, banyak juga loker namun kami tidak tahu hargnya sama atau tidak.

Sewa peralatan:
  • Kamera Underwater : Rp 100.000/1 jam dan Rp 60.000/30 menit
  • Snorkle : Rp 13.000
  • Pelampung : Rp 7.000
  • Kaki katak : Rp 7.000
Ada beberapa tempat untuk sewa peralatan. Ini yang berada dekat pintu masuk di sebelah kanan dan sepertinya cuma disini yang ada sewa kamera underwater. Di luar area umbul juga bisa dijumpai toko yang menyewakan alat. Saat kami akan masuk ke dalam umbul, sempat terdengar orang yang menawarkan sewa action cam.

Kamar mandi:
  • Mandi: Rp 2.000/orang
  • Ganti Pakaian: Rp 1.000/orang
Ada banyak kamar mandi di area Umbul Ponggok dan kemungkinan harganya semua sama.



No comments:

Post a Comment