Saturday, May 30, 2015

EKSOTISNYA GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN


Masih di sekitar Gunung Kidul, tepatnya di desa Patuk, berdiri Gunung Api Purba Nglanggeran. Tetapi saya lebih suka menyebutnya dengan bukit Nglanggeran. Meskipun bernama gunung api tetapi tidak ada kawah aktif disana. Sudah lama sekali saya mengunjungi bukit tersebut, sekitar tahun 2011, sebelum ramai seperti sekarang. Dan baru sempat menuliskan ceritanya sekarang, hiks.

Saya berkesempatan datang kesana bersama dengan teman-teman saya. Untuk naik ke Nglanggeran, tidak terlalu banyak membutuhkan persiapan yang rumit, cukup persiapkan stamina dan perbekalan yang dibutuhkan, terutama bagi yang tidak biasa pergi ke alam seperti gunung. Meskipun tidak rumit, tapi jangan sekali-kali menggunakan sandal crocs atau jenis lainnya yang bukan sandal gunung. Bagaimanapun yang namanya hiking tentu saja membutuhkan sandal yang sudah ditentukan. Kalau tidak, kaki bisa lecet, seperti yang saya alami. Pikir saya, ah gak tinggi ini. Jadi saya pakai saja sandal seadanya. Ternyata meskipun tidak tinggi tetapi bisa membuat kaki saya luka.

Batu-batu raksasa Nglanggeran

Butuh waktu sekitar satu  jam untuk bisa sampai di puncaknya. Sepanjang perjalanan, kami disuguhi pemandangan khas pedesaan dan batu-batu besar berbentuk unik di sepanjang jalan setapak yang akan dilalui. Di balik batu-batu besar tersebut itulah spot foto yang bagus, serasa berada di jaman prasejarah. Bedanya kalo dulu ada Dinosaurus, sekarang gak ada. Tidak selamanya medan yang dilalui merupakan jalan setapak, sesekali kami harus menerjang hutan mini, melewati pohon-pohon yang pada saat itu sedang kering karena musim kemarau. Sebenarnya dengan adanya jalan setapak, bisa juga dilalui dengan motor sehingga bisa lebih menghemat waktu untuk bisa sampai ke atas. Tapi berhubung kami mempunyai jiwa petualang yang sangat besar, jadi kami berjalan kaki saja dari bawah sampai atas. Niatnya sih biar mengurangi polusi yang diakibatkan dari kendaraan bermotor dan menjaga lingkungan sekitar agar tetap asri gitu. Selain itu biar dapat pengalaman juga selama berjalan kaki di bawah sinar matahari. Panas bukan penghalang untuk kebersamaan kan? Malah asik bisa liat berbagai macam ekspresi teman-teman saat kepanasan, hehehe.

Jalan mulus menuju puncak Nglanggeran

Setelah sampai atas, kami bisa melihat pemukiman penduduk, hamparan sawah yang hijau, serta sunrise dan sunset. Pada saat saya kesana, kebetulan langit sedang berpihak pada saya dengan menunjukkan keindahan dari Sang Penciptanya. Ada garis-garis putih yang melukis garis wajah si langit. Very awesome! Tanpa melewatkannya langsung deh keluarkan kamera dan berfoto! Udara panas saat itu terbayar dengan keindahan pemandangan yang disuguhkan.

Very awesome!

Line on the sky

Puncak Gunung Api Purba Nglenggeran

Bagi yang ingin kesana, dari pertigaan Patuk ambil arah kiri kemudian ikuti jalan sampai ketemu stasiun pemancar televisi yang berjejer-jejer. Dari situ nanti akan ada petunjuk selanjutnya. Saya kira sekarang sudah sangat jelas karena Gunung Api Purba Nglanggeran merupakan salah satu tujuan wisata yang direkomendasikan saat berkunjung ke Gunung Kidul.

No comments:

Post a Comment