Tuesday, April 7, 2015

LIBURAN MERAH KE BAHARI LAMONGAN


Wisata Bahari Lamongan (WBL)

Mencari hari untuk berlibur di sela-sela kesibukan ngantor tentu agak susah ya, kecuali kalo mau ambil cuti. Tapi berhubung masih tergolong “anak bau kencur”, masa iya mau ambil cuti sih, solusinya ya mau gak mau cuma ngandalin tanggal merah. Kalo udah kayak gini kadang jadi mikir, enak jadi mahasiswa ya, hahaha. Tapi yasudahlah masa sepanjang hidup mau menyandang status sebagai mahasiswa terus, ya gak mau lah saya!

Sebagai pemburu tanggal merah panjang, saya pengennya sih tidak mau melewatkan kesempatan itu, sebisa mungkin keluar liburan entah ke tempat yang dekat atau jauh maupun yang sudah pernah atau belum. Kalo gak gitu, bisa-bisa saya jadi manusia yang kurang piknik! Lagi-lagi enak jadi mahasiswa ya. Nah, liburan kemarin saya dan keluarga berkesempatan berkunjung ke Lamongan. Sudah bisa ditebak kemana saya pergi? Iya, Wisata Bahari Lamongan atau biasa disebut WBL. Meskipun perjalanan membutuhkan waktu yang cukup lama, tapi tidak menyurutkan semangat saya yang mulai menjadi fakir liburan ini.



Wisata Bahari Lamongan (WBL)
Kepiting yang menyambut para pengunjung WBL

Secara geografis, letak WBL sangat strategis karena terletak di tepi pantai utara Jawa tepatnya di Paciran, Lamongan yang juga berada di jalan pantura sehingga memungkinkan siapa saja untuk bisa mampir kesana. Berhubung pada saat saya kesana bertepatan dengan hari libur dan weekend, pengunjungnya membludak, mau cari tempat parkir aja susah karena di setiap sudut sudah penuh terutama bis-bis besar. Harga tiket pun juga pasti berbeda dengan hari biasa. Saat itu saya kena harga Rp 80.000,00 per orang hanya untuk tiket WBL-nya saja tanpa tiket ke Maharani Zoo. Alasan kenapa tidak ke Maharani Zoo karena saya sudah pernah kesana sebelumnya, sewaktu WBL masih bernama Tanjung Kodok dan belum sebesar sekarang.

WBL tidak jauh berbeda dengan Jatim Park di Malang. Pengunjung akan mendapatkan tiket yang berbentuk gelang dan harus dipakai selama berada di kawasan WBL. Dan yang bikin saya pengen protes, gak ada penitipan barangnya, gendong ransel lagi deh. Ada permainan untuk anak-anak dan dewasa serta binatang seperti burung, unta, kucing, dan lain-lain.  Sepertinya perbedaan hanya terletak pada variasi wahana dan jenis binatang yang masih kalah jumlah dengan Jatim Park. Kelebihannya, letak WBL yang berada di tepi pantai membuat mata menjadi lebih segar.

Wisata Bahari Lamongan (WBL)
Salah satu penghuni rumah kucing, lucu!

Wahana yang cocok untuk anak-anak antara lain, rumah kucing, istana boneka, bioskop 3D, rumah sakit hantu, sarana bajak laut, permainan air, dan masih banyak lagi tapi saya lupa. Sayang sekali, saya banyak melewatkan wahana yang ada karena males antri masuknya, bareng sama anak-anak kecil pula. Sedangkan wahana permainan untuk dewasa ada Speed Flip yang sebenarnya sudah mau saya coba tapi akhirnya gak jadi karena gak nyali padahal udah antri, soalnya ngeri sendiri liat orang diputer-puter dan dibolak-balik diatas gitu. Kemudian ada juga Tagada, Drop Zone, Ranger, dan Paus Dangdut tapi berhubung cuaca lagi panas, saya gak jadi naik.

Wisata Bahari Lamongan (WBL)
Speed Flip yang bikin gak kuat nyali!

Wisata Bahari Lamongan (WBL)
Wahana Ranger

Akhirnya saya mencoba wahana permainan lainnya saja seperti Crazy Car, Jet Coaster, dan Space Shuttle. Yang paling asik pas naik Space Shuttle ini, selain permainannya tidak terlalu banyak menguras energi jantung, pengunjung bisa melihat keindahan pantai dari atas karena di tengah-tengah permainan, wahana akan diberhentikan tepat di atas sehingga pengunjung bisa melihat pemandangan di bawah. Sayangnya, berhentinya cuma sebentar jadi saya tidak sempat memotret view yang bagus, buru-buru takut handphonenya jatuh ke bawah.

Wisata Bahari Lamongan (WBL)
View dari Space Shuttle, kece kan?

Mau jadi coboy di Lamongan? Disini ada Texas City. Pengunjung bisa naik kuda, eh, delman lebih tepatnya untuk berkeliling city ini. Suasananya pun seperti Kota Texas yang dominan berwarna coklat. Kalo mau naik unta ala-ala gurun pasir juga bisa, satu kali putaran harga tiketnya Rp 25.000,00.

Wisata Bahari Lamongan (WBL)
Padang pasir di pinggir pantai?

Oh iya di WBL juga ada swimming pool-nya juga lho, bisa buat anak-anak dan dewasa juga. Tapi rencana mau berenang di WBL pun gagal karena kelaperan, akhirnya saya dan keluarga memutuskan untuk segera keluar saja dan buru-buru cari makan. Ah, rugi gendong ranselnya. Sebelum meninggalkan WBL, jangan lupa berbelanja souvenir untuk oleh-oleh. Harga yang dibandrol di toko-toko souvenir ini tidak begitu “menghajar” wisatawan. Jarang-jarang kan tempat wisata yang jual barang dengan harga murah. WBL not bad lah ya!

2 comments:

  1. Wah, dulu pernah ke WBL juga nih, salah satu taman hiburan yang seru di jawa timur :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeaay enjoyourtrips kedatangan mas Fahmi. Welcome to our blog, mas :D
      iya mas, WBL tempatnya asoy geboy di pinggir laut semacam kayak Dufan gitu ya, jadi kalo capek main-main trus liat pantai rasanya jadi adem.
      btw blognya mas fahmi bisa asik gitu, ajarin dong mas caranya hehe

      Delete