Sunday, September 14, 2014

GROJOGAN SEWU DAN ISINYA

Pesona alam di kaki Gunung Lawu seakan-akan tak pernah ada habisnya. Tentu kalian tidak asing dengan nama Tawangmangu. Ya, Tawangmangu adalah nama kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang terletak di lereng barat Gunung Lawu. Tawangmangu terkenal sebagai tempat tujuan wisata bahkan sejak masa kolonial Belanda. Obyek wisata utama dan paling terkenal disana adalah air terjun Grojogan Sewu.


Wisata alam yang berlokasi di kaki Gunung Lawu ini, menyajikan pemandangan yang sangat indah hanya dengan membayar tiket masuk seharga Rp 6.000,00 per orang. Perpaduan hutan dan suasana khas gunung sangat cocok bagi anda yang suka dengan tantangan karena untuk mencapai lokasi air terjun, wisatawan diharuskan untuk berjalan naik turun tangga yang konon jumlahnya ada seribu buah anak tangga. Waktu kami kesana sih, kami tidak sempat menghitungnya karena lebih fokus mengatur nafas yang mulai terengah-engah.


Selain disuguhi dengan pemandangan pohon-pohon di sisi kanan dan kiri, wisatawan juga akan disuguhi “atraksi” dari kera-kera penghuni hutan tersebut. Iya, ada banyak sekali kera yang hidup berkeliaran disana. Mereka berkeliaran dari parkiran dan sepanjang jalan yang akan dilalui wisatawan. Jika beruntung, anda akan didekati oleh kawanan kera tersebut. Tentu saja mereka mendekat dengan alasan tertentu yaitu untuk merebut makanan yang anda bawa. Jadi, hati-hati jika berkunjung ke Tawangmangu, usahakan jangan memperlihatkan makanan yang kita bawa karena sudah dipastikan akan direbut sama kera-kera itu. Jangankan makanan, botol air mineral saja juga diincer kok. Makanya kita jarang ambil gambar disini, takut disamber handphone-nya, hahaha.

Memasuki kawasan air terjun, ada beberapa spot yang cocok untuk anak-anak maupun keluarga. Ada kolam renang, arena flying fox, dan taman di tengah hutan. Tapi tentu saja harus tetap waspada karena keberadaan sang “penghuni” (baca :kera). Sudah sejak beberapa waktu yang lalu, wisatawan dilarang mandi di bawah air terjun karena berbahaya. Padahal dulu saat pertama kali kesana, wisatawan masih boleh mandi di bawah guyuran air terjun raksasa, tapi itu 15 tahun yang lalu, hehehe. Pada saat kami kesana, wisatawan hanya diperbolehkan sampai di garis batas yang sudah dibuat oleh pengelola. Jika tetap melanggar melewati batas tersebut, ya resiko ditanggung sendiri. Meskipun gak bisa main air secara langsung, tapi tenang saja, masih dapat cipratan airnya kok. So, don't miss it!


No comments:

Post a Comment